Rabu, 01 Maret 2017
Amankan Aset PDAM Tirtawening Teken MOU dengan Kejati Jabar PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Byu   
Senin, 07 November 2016 02:49

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Jawab Barat dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Naskah kesepahaman ditandatangani kedua belah pihak di D'palm Sundanese Restaurant Jl. Lombok No.45 Kota Bandung, kamis (3/11/2016).

Pada kesempatan itu, Walikota Bandung M. Ridwan Kamil turut menyaksikan prosesi tersebut. Kerjasama ini dilakukan dalam upaya prevektif dalam menyelesaikan berbagai masalah, terutama terlkait hukum, di lingkungan PDAM Tirtawening.

Ridwan kamil menuturkan permasalahan PDAM sangat kompleks dan lintas wilayah. Salah satunya adalah dalam penataan aset PDAM yang letaknya tidak hanya diKota Bandung tetapi juga diwilayah Kabupaten Bandung. Maka, perlu koordinasi tidak hanya dengan kejaksaan Tinggi di Jawa Barat.

"Kami menyadari bahwa PDAM ini masalahnya kompleks. Banyak aset milik Pemkot Bandung dari jaman Belanda belum tertib administrasinya. Kami banyak mendapat gugatan aset. Ada 53 gugatan setahun. Dan itu semuanya aset negara,"papar Ridwan. Menurutnya ini merupakan bagian dari perbaikan sistem. Ia telah mengintruksikan jajarannya agar segera meminta bantuan jika menghadapi masalah diluar batas kewenangannya.

"Banyak orang yang menyiasati sistem. Tapi kita, negara, tidak boleh kalah. Jika menemui kendala, segera cari upaya bantuan," ucap Ridwan.

Kedepannya, pihak kejaksaan akan menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan upaya hukum.

" Dinas-dinas yang membutuhkan bantuan sudah saya perintahkan untuk mendekati pihak kejaksaan agar tidak minta bantuan diakhir proses sehingga lebih baik preventif daripada mengobati, " kata Ridwan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi mengatakan, banyak kegiatan dari PDAM yang meminta bantuan penagihan tunggakan PDAM dari masyarakat dan pihak tertentu.

"(Kerja sama) ini kedepannya akan lebih intensif. Sehingga setidaknya akan memberikan dampak peningkatan pada Pemasukan Asli Daerah yang berasal dari pemasukan PDAM," ujar Setia.

Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny salimi menambahkan, kerjasama ini akan memberikan rasa nyaman kepada PDAM Tirtawening dalam melaksanakan kinerja. "Masalah aset ini banyak PR-nya (pekerjaan rumah-red). Dengan kerja sama ini akan menambah energi dan menambah keyakinan kami tentang segala sesuatu yang urusannya dengan Tata Usaha Negara. Tentunya kita upayakan dengan lebih baik, terutama terkait masalah hukum, " jelas Sonny.

Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 12 November 2016 07:44